Maret 11, 2012

Lirik Nasyid

Karena Nya Aku Menolakmu

 
Ini kisahku, saat dulu mengenal cinta semu

Cuma cerita pencarian jati diri anak manusia
Masa belia, serba ingin mencoba segalanya
Tanpa sadar perangkap setan telah menanti di sana
*Cintamu menerangkapku dalam dosa dan
nafsu
Sampai hari itu, kejadian itu
Aku memutuskanmu
Ini penjelasanku
Apa yang engkau mau kuberikan semampuku
Tapi yang satu itu tak boleh berlaku
Meski kau trus meminta tuk lakukan demi cinta
Tapi maaf aku tak mudah tuk tergoda
Saat kau tanya mengapa, Oou ku tak mau
Aku pun yakin menjawab
Karena Nya aku menolakmu
Back to *

Maafkan Aku

Akhi…

rasanya aku telah menemukan kekasih yang jauh lebih baik darimu. Yang tak pernah mengantuk & tak pernah tidur.

Yang siap terus menerus memperhatikan & mengurus ku. Yang selalu bersedia berduaan di sepertiga terakhir malam. Yang siap memberikan apapun yang ku pinta. Ia yg bertahta, berkuasa dan memiliki segalanya. Maaf akhi , tapi menurutku kau bukan apa-apa di banding Dia. Kau sangat lemah, kecil dan kerdil dihadapan-Nya. Ia berbuat apa saja sekehendak-Nya kepadamu. Dan akhi, aku khawatir apa yang telah kita lakukan selama ini membuat-Nya cemburu. Aku takut hubungan kita selama ini membuat-Nya murka. Padahal Ia Maha Kuat Maha Gagah, Maha Perkasa, Maha Keras siksa-Nya.

Akhi,,,

belum terlambat untuk bertaubat. Apa yang telah kita lakukan selama ini pasti akan ditanyakan oleh-Nya. Ia bisa marah, akhi. Marah tentang saling pandang yang pernah kita lakukan, marah karena setitik sentuhan kulit kita yang belum halal itu, marah karena suatu ketika dengan terpaksa aku harus membonceng motormu. marah karena lamunanku yang selalu membayangkan wajahmu. Ia bisa marah….. Tapi sekali lagi semua belum terlambat. kalau kita memutuskan hubungan ini sekarang, semoga Ia mau memaafkan & mengampuni kita berdua. Akhi, Ia Maha Pengampun Maha Pemberi Maaf, Maha Menerima Tobat, Maha Penyayang, dan Maha Bijaksana. Akhi, jangan marah ya…. Aku sudah memutuskan untuk menyerahkan cintaku pada-Nya. Tidak pada selain-Nya. Tapi tidak cuma aku, akhi… kaupun bisa menjadi kekasih-Nya, kekasih yang amat dicintai & dimuliakan. Caranya satu, kita harus jauhi semua larangan-larangan-Nya, termasuk dalam soal hubungan kita ini. Insya Allah, Dia punya rencana yang indah untuk masa depan kita masing-masing. Kalau engkau selalu berusaha menjaga diri diri hal-hal yang dibenci-Nya. kau pasti akan dipertemukan dengan seorang wanita sholehah. Ya.. Wanita sholehah yang pasti jauh lebih baik dari diriku saat ini. Ia yang akan membantumu menjaga agamamu, agar hidupmu senantiasa dalam kerangka mencari Ridho Allah dalam ikatan pernikahan yang suci. Inilah doaku untukmu, semoga kaupun mendoakan aku, akhi…

Akhi,

aku akan segera menghapus namamu dari memori masa lalu yang salah arah ini. Tapi, aku akan tetap menghormatimu sebagai saudara di jalan Allah. Ya.. saudara dijalan Allah Akhi ..Itulah ikatan terbaik. Tak hanya antara kita berdua, tapi seluruh orang mu’min di dunia. Tak mustahil itulah yang akan mempertemukan kita dengan Rasulullah di telaganya lalu beliau pun memberi minum kita dengan air yang lebih manis dari madu, lebih lembut dari susu, & lebih sejuk dari krim beku. Maaf akhi, tak baik rasanya aku berlama-lama menulis surat ini. Aku takut ini merusak hati. Goresan pena terakhirku di surat ini adalah doa keselamatan dunia akhirat sekaligus tanda akhir dari hubungan kita yang belum Halal. Insya Allah…





by : adinda zakiyah

Maret 10, 2012

Golden Stories

MEMENUHI JANJI


          Pada suatu hari, Rasulullah saw berjanji dengan seseorang untuk bertemu di suatu tempat di dekat batu besar. Rasulullah saw datang terlebih dahulu sebelum waktu yang di janjikan, lalu berdiri di dekat batu besar itu menunggu kedatangan tersebut. Ketika waktu yang telah disepakati tiba, ternyata orang itu belum juga datang.

        Beberapa jam berlalu dari waktu yang telah disepakati, sementara matahari telah naik tepat di tengah - tengah langit sehingga panasnya mulai menyengat tubuh Rasulullah saw yang mulia.Kebetulan saat itu ada beberapa orang sahabat Nabi saw yang satang, lalu mereka melihat Nabi saw dalam keadaan kepanasan. Mereka berkata kepada beliau :
      
      " Wahai Rasulullah, alangkah baiknya kalau engkau berpindah ke tempat yang ada naungannya."

Nabi saw Menjawab :

       " Aku telah berjanji bertemu dengannya di tempat ini, dan aku tidak akan meninggalkan tempat ini sampai dia datang. "

        Setelah berlalu beberapa jam lagi setelahnya, orang itu baru datang. Nabi saw berkata kepadanya :

   " Seandainya kamu tidak datang ke tempat ini, maka aku tidak akan bergerak (dari tempat ini) sampai aku meninggal."

Maret 09, 2012

Bagaimana mungkin aku bisa istirahat

"Saat aku lelah menulis dan membaca
Di atas buku - buku ku letakkan kepala
Dan saat pipiku menyentuh sampulnya
Hatiku tersengat, Kewajibanku masih berjebah
Bagaimana mungkin aku bisa istirahat? "


_Imam An-Nawawi_